Efek Penurunan Tekanan Darah dan Gula Darah dari Fraksi Air Daun Sambung Nyawa (Gynura procumbens) Terhadap Tikus Hipertensi Diabetes

Helmice Afriyeni, Armenia, Deddi Prima Putra

ABSTRAK

Hipertensi sering menyertai peyakit diabetes mellitus. Hal ini meningkatkan morbiditas dan mortalitas karena meningkatkan resiko terjadinya penyakit jantung koroner, stroke, nefropati dan retinopati. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efek penurunan tekanan darah dan gula darah dari fraksi air daun sambung nyawa (Gynuraprocumbens. Lour. Merr.) pada tikus hipertensi-diabetes. Tikus wistar diinduksi hipertensi dengan kombinasi prednisone 1,5 mg/kgBB dan NaCl 2,5% peroral selama dua minggu, sedang diabetes diinduksi menggunakan aloxan monohidrat 150 mg/kgBB diberikan secara intra peritoneal. Hewan-hewan yang sudah hipertensi dan diabetes dikelompokkan menjadi 4 kelompok, satu kelompok sebagai kontrol yang hanya diberi larutan NaCl fisiologis, sedangkan 3 kelompok lainnya diberi fraksi air daun sambung nyawa dengan dosis berturut-turut 10, 20 dan 40 mg/kgBB secara intra vena dengan pengulangan tiga kali. Percobaan dilakukan pada tikus teranestesi (pentobarbital Na, 60 mg/kg) dan tekanan darah sistol (TDS), tekanan darah diastol (TDD) tekanan arteri rata-rata (TAR) dan laju jantung (LJ) diukur menggunakan alat Biopac® System MP150. Diakhir percobaan, sampel darah arteri hewan diambil untuk menentukan kadar glukosa darahnya (Accu Check Active® Roche). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian fraksi air daun sambung nyawa berpengaruh sangat signifikan (P<0.001) dalam menurunkan TDS, TDD dan TAR, sedangkan LJ mengalami peningkatan yang signifikan (P<0.05) terutama dosis 40 mg/kgBB, akan tetapi tidak terlihat pengaruhnya terhadap kadar glukosa darah secara nyata (P>0.1). Data ini menunjukkan bahwa pemberian fraksi air daun sambung nyawa pada tikus hipertensi-diabetes dapat menurunkan tekanan darahnya tapi tidak menurunkan gula darah secara bersamaan.